Hari ini atau tepatnya dari semalem momo marah.
Entah.. biasanya dia mengerti tapi kali ini tidak..
iya memang ini salah gue. yah.. memang gue salah, gue sadar itu.
maka sebuah kata maaf sudah gue coba sampaikan.
tapi sepertinya dia bosan dengan maaf..
mungkin seperti tahanan penjara yang bosan makan nasi jagung.
ya, nasi jagung memang cukup mengenyangkan..
mengenyangkan tapi membosankan.
dan kali ini rasanya seperti ditampar.
sadar betapa sulitnya menyelesaikan masalah di kala ada sebuah jarak ratusan kilo meter diantara kita berdua.
bikin gue.....
ini adalah part yang paling gue benci diantara ratusan momen bahagia saat bertemu maupun saat berpisah jarak..
lalu gue harus apa di saat seperti ini..
Opsi terbatas.. dan semua sudah coba dilakukan..
Dan kali ini gue stuck.
I'm stuck in my mind.
Aneh ya,.
Gue ga pernah nyangka ada orang yang akan berpengaruh sebesar ini dalam hidup gue.
Bahkan saat fisiknya tidak ada di sekitar, dia selalu terasa ada.
Semangatnya.
Tawanya.
Senyumnya
Tatapannya.
Semua itu terasa ada meski nyatanya dia ga ada di sekitar.
tapi.
ada momen dimana semua terasa ilang.
saat amarah dan emosi hadir diantara kita
seakan ada tembok tinggi yang menghalangi kehadirannya.
dia ada tapi tak terasa ada.
gue.
gue berantakan.
entah,
sebegitu anehnya.
dan bahkan sampe sekarang gue masih ga bisa mengukur seberapa berartinya dia buat gue.
ga tau.
gue
ga tau..
gue stuck.
I hate myself.
No comments:
Post a Comment