hey hoooo...
sudah cukup lama gak ada prodak menulis..
ya paling tulisan singkat-singkat aja.. :3
daaaan sekarang gue lagi mau nulis..
Well belakangan ini lagi suka nulis kalimat-kalimat pendek yang kepikiran selewatan gitu aja. kadang dari pengalaman sendiri, atau kadang dari pengalaman orang lain. seringnya sih karena ngeliat kejadian di sekitar gue. seperti yang satu ini..
"Terkadang kita secara ga sadar suka menganggap rendah moment yang dialami orang lain... mungkin terlihat sepele, tapi apakah pernah terpikirkan betapa berharganya moment tersebut bagi yang mengalaminya?"
well ya. simple sih.. tapi bagi gue sendiri kata-kata itu dalem banget..
ya.. karena gue yakin hampir semua dari kita pernah melakukan hal yang sama.
termasuk gue.
kita sering kali menilai tanpa melihat.
Mata sih punya, tapi cenderung menilai secara kasat aja..
lupa akan pentingnya mengkoneksikan antara mata otak dan telinga saat menilai.
oh iya.. hati juga.. dan justru hati yang berperan paling penting disini, karena yang kita nilai bukan soal assignment kuliah, ujian, ataupun skripsi.
ini semua tentang momen hidup orang lain.
dan ketika bicara tentang hidup, otak, mata, dan telinga tidaklah cukup.
hatilah faktor kunci yang paling penting, tapi sering kali lupa kita gunakan.
so? what is it all about?
well sebenernya yang pengen gue omongin adalah sikap kita yang sering kali dengan mudahnya orang-orang menilai atau nge-judge tanpa berpikir panjang terlebih dahulu..
"yah elah.. kaya gitu aja ditangisin, gak guna!"
"ah udah.. ga penting kaya gituan mah!"
"yah.. cuma kesitu aja seneng banget"
nah tuh.. sering banget pasti denger kata-kata model begitu..
atau mungkin sering melontarkan kata-kata kaya gitu?
kalo cuma sering denger, ya gak apalah.. jadi pelajaran.
kalo justru sering ngucapin kata-kata model gitu. hmmm..
ada baiknya buru-buru deh koreksi diri..
it's not good at all
when you have no idea about other's life, it's better to shut our mouth up.
rather than commenting or even judging.
hell yeah..
We've never been in their possition.
We've never been walk on their shoes
We've never been feel what they feel
even if it is similar
but it will never be the same.
Mungkin kadang kita menganggap penilaian yang kita lontarkan itu sepele.
tapi, apakah benar itu sepele bagi mereka yang merasa menerima penilaian itu?
well. intinya sih. banyak-banyak koreksi diri. sebelum mengkoreksi hidup orang lain. :)
No comments:
Post a Comment