Senja Fajar

Senja Fajar

Saturday, August 24, 2013

Harap

Ah yaaa..
aku ingin bercerita tentang sebuah harapan..

aku seorang lelaki dari kumpulan yang terbuang..
aku tak kaya..
tak punya harta.
semua hanya milik orang tua..

aku juga bukan orang yang terpandang.
iya.. aku hanyalah orang yang terbuang..

aku tak pintar dalam ilmu dunia
jangankan soal agama.
mengaji saja kadang masih terbata-bata..
tapi aku tak pernah lelah untuk tetap mencoba..

dan ditengah seluruh keterbatasanku ini
kembali lagi kubayangkan wajahmu..
tidak.. ini bukan wajah yang ada dalam kenanganku..
aku sudah menutup rapat semua tentangnya dalam kotak itu.
yah.. meski sesekali masih aku buka.

iya.. aku membayangkan wajahmu..
ahh.. andai saja aku seberani dulu..
iya seberani saat aku merasa diriku baik..

jangankan membayangkanmu..
mendekati atau mungkin mencoba cari tahu isi hatimu akupun akan sanggup..

tapi kenyataan tidak sebaik itu.
aku tidaklah baik..
aku tidaklah bagus..
jangankan untuk mencari tahu isi hatimu..
membayangkanmu saya sudah buatku malu..

ahh.. Tuhan..
seandaikan hambamu bisa meminta untuk dilahirkan kembali.
aku akan meminta dilahirkan sekali lagi.
agar tak mengulangi kesalahan-kesalahan itu lagi..
agar aku bisa memantaskan diriku dengan dirinya..

yah.. mungkin hanya sekedar harapan..
tapi ingin sekali diriku membuka hati seperti dulu..
iya.. membuka hati untuk orang lain..
tak lain tak bukan
orang itu ya kamu..

haha.. ini khayalan tingkat dewa mungkin.
ya tapi tak ada salahnya kan mengharap?
lagipula.. terkadang namamu kusebut dalam doa setelah sujudku.
berharap aku akan pantas untukmu.
menjadi imammu nanti..
iya.. menjadi imam terbaikmu..

Maaf mungkin hari ini aku hanya bisa jadi seorang pengharap..

Tapi aku tak pernah berhenti mencoba untuk mewujudkan harapanku ini..

Tak usah bersusah-susah menunggu..
Jika nantinya memang itu benar kamu..
kita pasti akan bertemu..

-----
untukmu yang bahkan tak sanggup untuk kutulis satupun huruf dalam inisialnya.




No comments:

Post a Comment